tulisan berjalan

putri dwi liestiai

Rabu, 18 April 2018

APA ITU HIJRAH ? 

Kata hijrah berasal dari kata Arab yang berarti berpisah, pindah dari satu negeri ke negeri lain, berjalan di waktu tengah hari, igauan, mimpi. Istilah hijrah biasa dipakai dalam Islam dengan pengertian meninggalkan suatu negeri yang tidak begitu aman menuju negeri lain yang lebih aman, demi keselamatan dalam menjalan agama.   
Maksud dan Tujuan Hijrah
Maksud dan tujuan Hijrah yang utama adalah mengharapakan, mencari dan mendapatkan Rahmat dari Allah ta’ala, seperti yang dijelaskan dalam Surat At-Taubah ayat 100 :
Macam-macam Hijrah
menurut sifatnya hijrah dapat di bagi menjadi 4 bagian, yaitu :
            • Hijrah Fi-Liyah
adapun yang dimaksud dengan Hijrah Fi-Liyah adalah hijrah yang membelakangkan keduniaan. Orang yang melakukan hijrah Fi-Liyah memiliki keyakinan dan paham akan kewajibannya untuk hijrah. Hijrahnya pun masuk ke dalam hijrah I’tiqad yang artinya hijrahnya hanya kepada Allah ( Hubullah). Orang yang hijrah kepada Allah juga tidak lagi terfokus kepada kehidupan duniawi tapi ia akan mencari jalan agar selalu ingat kepada Allah ta’ala. Seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran, Surat An-Nahl ayat 41 :
Dan tentang orang-orang yang Hijrah karena Allah, setelah mereka mendapat penganiayaan pastilah kami ( Allah ) akan memberi kepadanya tempat di dunia yang baik ( hasanah ) dan ganjarannya ( kami kepada mereka itu ) di akhirat tentulah lebih besar, kalau saja mereka itu mengetahui.
(Al-Quran, Surat An-Nahl ayat 41)
            • Hijrah Fi – Sabilillah
Hijrah Fisabilillah adalah hijrah I’tiqad yang pengamalannya harus benar. Seperti dijelaskan di dalam Al-Quran Surat Al-Hajj ayat 58 :
Dan mereka yang Hijrah pada jalan Allah dan kemudian mereka itu dibunuh atau mati; pastilah akan memberi rizki yang baik ( pemeliharaan yang bagus) bahwasanya Allah adalah pemberi rizki ( pemelihara ) yang sebagus-bagusnya bagi mereka.
( QS Al-Hajj ayat 58 )
            • Hijrah Illallah
sebelum kita membahasnya bisa kita lihat di dalam Surat Al–ankabut ayat 26 , Orang yang Hijrah Illallah ini mempunyai satu keyakinan, bahwa semesta alam ini adalah kepunyaan Allah dan segala sesuatunya adalah kuasa Allah. Serta percaya bahwa semua yang ada di dunia ini harus kembali kepada Allah
orang yang melakukan Hijrah Illallah ini berpendirian, bahwa segala apa yang mengenai dirinya atau yang ada diluar dirinya, haruslah menjadi “jembatan”, untuk tawaddu dan dzikir kepada yang Allah Yang Maha Esa.

            Hijrah Fi-Liah tidak akan sempurna, jika tidak dilakukan Hijrah Fisabilillah sebelumnya, demikian pula Hijrah illallah ini tidak akan bisa sempurna, jika tidak mengikuti tata cara hijrah yang dilakukan oleh Rasulullah
            • Hijrah Illallah wa IllaRasulihi
Tentang Hijrah ini, antara lain-lain dijelaskan dalam Hadist yang diriwayatkan dari siti aisyah sebagai berikut :
Tidak ada Hijrah pada waktu ( hari ) setelah ( datang ) fatah karena sesungguhnya Hijrah itu adalah keadaan kaum Muslimin ( pergi ) mendapatkan Allah Ta’ala dan pergi mendapatkan Rasulullah, karena Agamanya…..”

Sahnya hijrah
 Semua ayat Al-Qur’an serta haitds yang kita bahas bersama tentunya sudah cukup menjelaskan apa makna HIjrah yang sesungguhnya. Banyak sekali arti dan makna dari kata “ Hijrah “ namun hijrah yang paling benar dilakukan adalah Hijrah Karena Allah ta’ala. Hijrah sendiri tidak akan dikatakan sah apabila kita tidak melalukan jihad.
Hijrah yang tidak melakukan jihad adalah hijrah yang negative. Jika kita melihat kejahatan atau keburukan, baik yang mengenai seorang maupun yang mengenai masyarakat umum, kemudian kita meninggalkan keburuka itu, memutuskan perhubungan dengan dia, ataupun menjauhkan diri dari pada keadaan atau kejadian itu, bukanlah perbuatan yang demikian itu boleh dikatakan Hijrah, Apabila kita masih suka mencela dan tidak pandai memperbaiki diri bukanlah Hijrah namanya
Oleh sebab itu, untuk menyempurnakan amal perbuatan kita di dalam melakukan wajib, yang chas ataupun yang ‘am, perlulah kita menentukan Program Jihad. Suatu langkah untuk meperbaiki diri mnejadi lebih baik lagi.Hijrah itu butuh proses dan progres bukan hanya ucapan saya. Hijrah itu butuh niat, kesungguhan, istiqomah.





selamat membaca :) 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERJUANGAN R.A KARTINI DEMI EMANSIPAS WANITA

Raden Adjeng Kartini ( lahir di Jepara Jawa Tengah, 21 April 1879- meninggal di Rembang Jawa Tengah, 17 September pada tahum 1904 pada um...